Blog

Para Peneliti Muda SMA Islam Sabilillah Malang




MALANG – Kesadaran membuang sampah pada tempatnya masih sangat minim. Salah satu penyebabnya karena orang jijik membuka tempat sampah yang identik dengan baunya. Karena itulah, siswa SMA Islam Sabilillah Mutia Ananda dan dua temannya memiliki ide untuk mengatasi bau di keranjang sampah. Yakni dengan memanfaatkan ampas kopi. Idenya sederhana saja, limbah yang tak termanfaatkan dari segelas kopi itu diletakkan di atas kertas saring dan dipasang di bagian bawah keranjang sampah.
“Kami mencobanya di kelas, dan ternyata pemanfaatan ampas kopi ini sangat tepat. Keranjang sampah tidak bau lagi,” ungkap Mutia kepada Malang Post.
Siswa kelas 11 IPA 2 ini menuturkan, ampas dari secangkir kopi ternyata efektif mengusir bau dari sekitar 1 kg sampah. Sebab, menurutnya, kopi mengandung senyawa yang mampu mengikat bakteri.
“Saya mencoba memanfaatkan ampas kopi robusta dan kopi instan di pasaran, ternyata sama kuat dan awet bisa tahan sampai maksimal satu minggu untuk mengusir bau,” bebernya.
Penelitian Mutia ini merupakan tugas rutin dari sekolah. Setiap bulan sekali, menurutnya, siswa SMAIS ditantang membuat penelitian yang inovatif. Karena itu, setiap orang akan memiliki proyek penelitian. Baik yang masih duduk di kelas 10 atau kelas 11.

No Comments Yet


Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *